MEMANG SEJAK KEMRIN KAMI diberitahu bahasa Ngah Itun sedang sakit beliau diopname di Rumah Sakit Budi Medika , Tetapi baru tadi sore kami berkesempatan menjenguk beliau diu Rumah Sakit, sampai di Rumah Sakit kami dapaiti sedang keadaan tidur tetapi memang tidak terlalu lelap, beliau akan terbangungi jika ada sesuatu yang dirasanya mengganggu, disekujur tangannya baik kiri maupun kanan tersa gatal, dn apabila gatalnya memuncak beliau terbangun dari tidur, Kedua Putrinya yang menunggu serta seorang Cucu Ngah Itun ditugaskan mencegah beliau menggaruk seorang diri, ganti berganti mereka mencegah menggaruk untuk Itu mereka berganti ganti membantu beliau agar didahuluyi untuk menggarak dengan cara terbatas untuk menghindarkan luka. Ada tiga posisi yang nampak memerah karena garukan.
Emak minta dipulangkan saja kata Heni Anak Ngah Itun, kami sepakat nanti malam Mak dibawa pulang seperti keinginan Mak sendiri... itu dialog antara isteri saya dengan Heni, saya minta Emaknya tetap di dampingi dan secara berkala bisikkan ucapan Laailaaha Illallah ...
Benar, walaupun demikian tetapi jangan sampai si Sakit merasa ke;lelahnkarena bimbingan bacaan itu terlalu rapat.emoga saja Beliau disembuhkan dari sakitnya. Kita boleh berdoa, tetapi nanti Yang Menentukan Hanya Allah. Sekali lagi kita hanya bisa berdoa,
Wallohu a'lam bishowab.

